Saturday, November 24, 2018

REAKSI PERISIKLIK


Reaksi perisiklik

Dalam kimia organik, reaksi perisiklik adalah suatu jenis reaksi organik di mana keadaan transisi molekul memiliki suatu geometri siklik, dan reaksi berjalan secara serentak. Reaksi perisiklik biasanya merupakan suatu reaksi penataan ulang.
Secara umum, reaksi ini dianggap sebagai proses kesetimbangan, walaupun memungkinkan untuk mendorong reaksi dalam satu arah dengan merancang suatu reaksi di mana produk berada pada suatu tingkatan energi yang rendah secara signifikan; hal ini disebabkan oleh interpretasi unimolekular terhadap prinsip Le Chatelier.
Reaksi perisiklik terkadang memiliki keterkaitan dengan proses radikal. Beberapa reaksi perisiklik, seperti sikloadisi [2+2], 'kontroversial' karena mekanismenya tidak secara definitif diketahui serentak (atau mungkin bergantung pada sistem yang reaktif). Reaksi perisiklik juga sering memiliki analog dikatalisasi logam, walaupun biasanya ini juga tidak secara teknis perisiklik, karena mereka melanjutkan melalui zat antara yang distabilkan logam, dan dengan demikian tidak serentak.

TIPE REAKSI PERISIKLIK
Kelas utama pada reaksi perisiklik diantaranya:
Nama
Perubahan ikatan kimia
+ 1
-1
+2
-2
0
0
+ 1
-1
+ 2
- 2
0
0


REAKSI PERISIKLIK DALAM STEREOKIMIA
Sudah sangat diketahui bahwa diena hanya bisa masuk dalam reaksi sikloadisi dengan dienofil dalam bentuk cisoid dan laju reaksi dengan diena rantai terbuka bergantung pada proporsi keseimbangan dari konformer cisoid / transoid. Sehingga substituen di dalam diena secara signifikan dapat mempengaruhi laju reaksi tidak hanya karena karakter elektroniknya tetapi dengan pengaruhnya terhadap proporsi relatif dari konformer yang berbeda.
Karenanya pada contoh butadiena I tersubstitusi- cis I kurang reaktif dibanding trans isomer II nya karena meruahnya R tidak disukai pada konformasi cisoid. Substituen-2 yang meruah pada diena disukai oleh konformasi cisoid melebihi transoid sehingga diena dalam hal ini menjadi lebih reaktif.

Aplikasi reaksi perisiklik pada Stereokimia dalam sikloadisi dari An Introduction to Orbital Symmetry and Pericyclic Reactions 2006 - Prof. Dr. Fathy Mohamed Abdelrazek
REAKSI PERISIKLIK DALAM BIOKIMIA
Reaksi perisiklik juga terdapat dalam beberapa proses biologis:
·         Penataan ulang Claisen pada korismat menjadi prefenat di hampir semua organisme prototropik

                                     Biosintesis korismat menjadi prefenat


·         Pembukaan cincin elektrosiklik fotokimia, non-enzimatik, dan pergeseran hidrida sigmatropik (1,7) dalam sintesis vitamin D
Reaksi perisiklik pada sintesis vitamin D3

·         Konversi berkatalis isokorismat piruvat liase pada isokorismat menjadi salisilat dan piruvat.

                  Isokorismat piruvat liase mengubah isokorismat menjadi salisilat dan piruvat


Terdapat 3 tipe reaksi perisiklik yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.  Reaksi sikloadisi adalah reaksi di mana dua molekul bergabung membentuk sebuah cincin. Dalam reaksi ini dua ikatan pi diubah menjadi ikatan sigma. Contoh reaksi sikloadisi ialah reaksi Diels-Alder. Sikloadisi dibagi menjadi beberapa tipe antara lain sikloadisi [2+2], [4+2], [4+4], [6+2], [6+2], [6+4], dan lain-lain. Dua angka tersebut melambangkan jumlah electron pi yang terlibat dalam suatu reaksi sikloadisi. Berikut ini contoh sederhana reaksi sikloadisi :

Reaksi elektrosiklik adalah antar-ubahan (interconversion) serempak dari suatu poliena berkonjugasi dan suatu sikloalkena. Reaksi kebalikannya, yaitu reaksi pembukaan cincin, berlangsung dengan mekanisme yang sama, tetapi dengan arah berlawanan. Sedangkan penataan ulang sigmatropik ialah geseran intermolekul serempak dari suatu atom atau gugus atom.

Senyawa 2,4,6-Oktatriena merupakan senyawa hidrokarbon berantai delapan tak jenuh berikatan ganda. Jumlah ikatan ganda pada senyawa ini adalah tiga oleh karena itu senyawa ini termasuk dalam kelompok triena. Ikatan ganda pada 2,4,6-oktatriena berselang-seling sehingga memungkinkan electron gugus fungsi dapat dipindahkan sepanjang rantai karbon atau dengan kata lain ikatan ganda pada senyawa ini dapat mengalami konjugasi. 2,4,6-oktatriena yang lebih umum dipasarkan dalam bentuk 2,6-dimetil-2,4,6-oktatriena.

Senyawa 2,4,6-oktatriena yang direaksikan dengan 1,3-butadiena dapat mengalami sikloadisi [6+4]. Hal ini karena 2,4,6-oktariena memiliki 6 elektron pisedangkan1,3-butadiena memiliki 4 elektron pi. Reaksi sikloadisi [6+4] adalah jenis sikloadisi antara sistem pi enam atom dan sistem pi empat atom, yang mengarah ke cincin beranggota sepuluh. Reaksi sikloadisi [6+4] merupakan reaksi sikloadisi tingkat tinggi. Berikut reaksi yang terjadi:


Sedangkan reaksi elektrofiliknya dapat dilihat pada reaksi di bawah. 2,4,6-oktatriena dapat mengalami reaksi elektrosiklik melalui dua mekanisme. (2E, 4Z, 6E)-oktatriena dapat bereaksi menjadi cis 5,6-dimethyl-1,3-cyclohexadiena dengan gerakan disrotasi. Sementara itu  (2E, 4Z, 6Z)-oktatriena dapat bereaksi menjadi cis 5,6-dimetil-1,3-sikloheksadiena dengan gerakan konrotasi.Sebaliknya (2E, 4Z, 6E)-oktatriena dapat bereaksi menjadi trans 5,6-dimethyl-1,3-cyclohexadiena dengan gerakan konrotasi dan (2E, 4Z, 6Z)-oktatriena dapat bereaksi menjadi trans 5,6-dimetil-1,3-sikloheksadiena dengan gerakan disrotasi





Reaksi penataan ulang sigmatropik dikelompokkan berdasarkan sistem penomoran rangkap yang merujuk ke posisi-posisi relative atom  yang terlibat dalam perpindahan. Pada senyawa 2,4,6-oktatriena, penataan-ulang sigmatropik yang terjadi adalah penataan-ulang sigmatropik [3,3]. Hal ini karena atom 3dari gugus berpindah menjadi terikat pada atom 3 dari rantai arkenil..



Pertanyaan :
1. Apa yang dimaksud dengan diena?
2. Sebutkan  3 tipe reaksi perisiklik?
3. jelaskan yang  dimaksud reaksi Diels-Alder?

27 comments:

  1. Haii yoga
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.

    ReplyDelete
  2. 2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.

    ReplyDelete
  3. Terimakasih yoga, saya akan mencoba menjawab
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.

    ReplyDelete
  4. 2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik

    ReplyDelete
  5. Terimakasih paparannya bolodewo,
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara diena terkonjugasi dengan alkena tersubsitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  6. Terimakasih Yoga Andika S,
    Saya akan mencoba menjawab
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara diena terkonjugasi dengan alkena tersubsitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  7. Terimakasih Yoga Andika S,
    Saya akan mencoba menjawab
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara diena terkonjugasi dengan alkena tersubsitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  8. Halo Yoga menurut saya jawaban no 3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara diena terkonjugasi dengan alkena tersubsitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  9. 2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik

    ReplyDelete
  10. 1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  11. 1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  12. hai yoga...
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik

    ReplyDelete
  13. Terimakasih yoga
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara diena terkonjugasi dengan alkena tersubsitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete

  14. 1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  15. Nah yoga
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  16. 1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  17. Maksih yoga
    Untuk jawaban no 3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  18. Oke ga
    1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  19. Holla yogg, bantu jwb no 3 : Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  20. 3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  21. 3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  22. Untuk jawaban nomor 2 Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.

    ReplyDelete
  23. 1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik

    ReplyDelete
  24. 1. Diena adalah nukleofil yang kaya elektron. dimana disini terdapat gugus pendonor elektron yang membuatnya lebih reaktif. Diena harus dalam keadaan konformasi s-cis karena jika tidak seperti itu tidak akan reaktif.
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik

    ReplyDelete
  25. Terimakasih Yoga Andika S,
    Saya akan mencoba menjawab
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.
    3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara diena terkonjugasi dengan alkena tersubsitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  26. 3. Reaksi diels-alder adalah reaksi kimia organik antara Diena terkonjugasi dengan alkena tersubstitusi. umumnya dinamakan sebagai dienofil, membentuk sikloheksena tersubstitusi.

    ReplyDelete
  27. Terimakasih Yoga Andika S,
    Saya akan mencoba menjawab
    2. Yaitu reaksi sikloadisi, reaksi elektrosiklik dan penataan ulang sigmatropik.

    ReplyDelete

REAKSI SIKLOADISI

REAKSI SIKLOADISI Sikloadisi  adalah suatu reaksi kimia perisiklik , ketika dua atau lebih molekul tak jenuh (atau bagian dari molekul yang...