Saturday, November 10, 2018

PENGARUH EFEK INDUKSI TERHADAP KEASAMAN DAN KEBASAAN SUATU SENYAWA
     Efek induksi dapat diartikan sebagai kemampuan suatu gugus/atom yang terikat dalam suatu molekul untuk menolak atau menarik elektron, dibandingkan dengan atom hidrogen dalam molekul yang sama  . Efek induksi bekerja melalui ruang dan ikatan sigma Makin jauh letak gugus/atom yang memiliki efek induksi, makin kecil pengaruhnya terhadap polarisasi ikatan.
     Sifat induksi terjadi karena adanya perbedaan keelektronegatifan . Gejala elektrostatik diteruskan melalui rantai karbon.  Efek induksi  terdiri atas dua yaitu  +I (pendorong electron)  dan –I  (penarik electron). Menurut konvensi gugus penarik electron yang lebih besar dari hydrogen H merupakan efek induksi –I sedangkan gugus penarik electron yang lebih lemah dari hydrogen H merupakan efek induksi +I. Pada efek induksi ini juga sangat mempengaruhi nilai keasaman dan kebasaan dari suatu senyawa.
Berikut contoh efek induksi yang lainnya :










   Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah hal ini dikarenakan gugus metil pada asam etanoat memiliki lebih banyak H yang bermuatan positif dan menyebabkan atom O semakin elektronegatif sehingga lebih bersifat menarik elektron dan  menyebabkan atom H semakin sukar lepas.
  Asam alfamonoflouroetanoat lebih asam dari asam metanoat karena pada  asam alfa monoflouroetanooat terdapat gugus F yang mempunyai kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif makin positif, akibatnya atom H makin mudah lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih kuat. Gugus F mempunyai efek induksi menarik elektron diberi simbol -I.Efek induksi bekerja melalui ruang dan ikatan sigma. Makin jauh letak gugus/atom yang memiliki efek induksi makin kecil pengaruhnya terhadap polarisasi ikatan  .
      selain itu, keasaman dan kebasaan suatu senyawa juga dapat dilihat dari nilai pKa nya, karena semakin besar nilai pKa, maka suatu senyawa akan semakin bersifat basa, begitu pula sebaliknya jika nilai pKanya semakin kecil maka suatu senyawa akan semakin bersifat asam karena pka = - log ka, jika pka kecil berarti asam kuat dan sebaliknya jika pKa besar maka senyawa akan bersifat basa. Untuk efek induksi gugus/atom lain dapat dipelajari dari harga pKa  berikut.

Bagaimana kekuatan asam (2) dan (3) dibandingkan asam (1)? Asam (2) dan (3) lebih kuat dibandingkan asam (1), mengapa? Dilihat dari struktur ketiga asam di atas, tentunya perbedaan kekuatan asam tersebut dikarenakan adanya substituen –Cl dan –OH pada asam (2) dan asam (3). Substituen –Cl dan –OH mempunyai kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif positif, akibatnya atom H mudah dilepas sebagai H+ dan asamnya menjadi lebih kuat dan untuk asam (2) dan (3) diketahui bahwa asam (2) lebih asam dari pada asam (3) dikarenakan gugus Cl lebih bersifat elektronegatif dari pada gugus OH karena telah dijelaskan sebelumnya bahwa efek induksi juga bergantung pada keelektronegatifan suatu senyawa. Gugus –OH dan –Cl dikatakan mempunyai efek induksi menarik elektron dan diberi simbol –I. selain itu juga dapat dilihat bahwa dari nilai pKa-nya asam (1) memiliki nilai pKa yang lebih besar dari pada (2) dan (3) sehingga asam (1) diketahui lebih lemah dari pada asam (2) dan (3) dan diketahui bahwa nilai pKa dari asam (2) adalah yang paling kecil sehingga diketahui bahwa asam (2) memiliki keasaman lebih kuat dari ketiga asam tersebut.  Efek induksi tidak hanya berpengaruh terhadap keasaman tetapi juga terhadap kebasaan dan kereaktifan senyawa karbon. Kebasaan amoniak dan metil amonia dapat berbeda karena adanya efek induksi dari gugus –CH3. berikut contohnya :




Kekuatan basa dapat ditinjau dari kemampuan molekul/senyawa untuk mendonorkan pasangan elektron bebasnya. Dilihat dari kekuatan basanya, metil amina lebih kuat (pKb-nya lebih kecil). Mengapa demikian? Tentunya karena pada metil amina terdapat gugus –CH3. Gugus –CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron sehingga pasangan elektron bebas pada atom N lebih mudah didonorkan. Akibatnya kebasaan metil amina lebih kuat dibandingkan ammonia. 

PERTANYAAN
1. jelaskan mana yang lebih bersifat asam antara asam-2-kloroetanoat dengan asam-2-fluoroetanoat.? 

50 comments:

  1. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  2. Makasih yoga,menurut saya jawabannya :

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  3. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  4. Makasih yoga,menurut saya jawabannya :

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  5. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  6. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  7. terimakasih bang materinya
    jawabannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  8. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  9. Assalamualaikum bang..
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  10. terimakasih bang materinya
    jawabannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  11. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  12. Terima kasih atas materinya bang, menurut saya jawabannya:
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  13. Terima kasih bg buat materinya...mau coba jawab ya bg
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  14. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  15. Terima kasih bang atas pemaparannya
    Saya akan mencoba menjawab

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  16. terimakasih bang materinya menurut saya
    jawabannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  17. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  18. Terima kasih bang yoga infonya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  19. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  20. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  21. Hai yoga. Terimakasih atas ilmunya.
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  22. terimakasih bang atas materinya,saya akan mencoba menjawab pertanyaanya :
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  23. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete

  24. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  25. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete


  26. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  27. Materinya bagus bang. Menurut saya jawabannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat

    ReplyDelete
  28. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  29. Terima kasih atas materinya bang.
    Menurut saya jawabannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat

    ReplyDelete
  30. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  31. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  32. Terimakasih penjelasannya Yoga. Jawabannya :
    Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.
    Semoga membantu ya

    ReplyDelete
  33. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  34. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  35. Makasih yoga
    Ku coba jawab yaa 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  36. Terima kasih bang atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  37. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  38. Makasih yoga,menurut saya jawabannya :

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  39. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  40. Terimakasih penjelasannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  41. Makasih materinya bang, menurut saya: Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  42. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  43. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  44. Terimakasih penjelasannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  45. Terimakasih

    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  46. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  47. Terimakasih bang atas penjelasannya
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  48. terimakasih
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  49. terimakasih bang atas materinya,saya akan mencoba menjawab pertanyaanya :
    1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete
  50. 1. Pada kedua asam tersebut yang memiliki sifat paling asam adalah asam-2-flouroetanoat karena pada asam-2-flouroetanoat terdapat atom F yang lebih bersifat elektronegatif dari pada atom Cl pada asam-2-kloroetanoat, sehingga atom H pada asam-2-flouroetanoat lebih mudah lepas dan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dan nilai pKa yang lebih kecil dari pada asam-2-kloroetanoat.

    ReplyDelete

REAKSI SIKLOADISI

REAKSI SIKLOADISI Sikloadisi  adalah suatu reaksi kimia perisiklik , ketika dua atau lebih molekul tak jenuh (atau bagian dari molekul yang...